1 Docage

Contoh Essay Produk Inovatif


KOMPAS.com -
Kementerian Pertanian baru saja menggelar Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013. Sebanyak 16 orang berhasil menjadi penerima penghargaan dari enam kategori. (baca: Ini Para Pemenang Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013)

Berikut ini adalah para jawara dari Kategori Inovasi Produk Tanaman Pangan. Pada kategori ini ditonjolkan produk pertanian yang memiliki keunggulan inovasi pengolahan yang berbeda dari yang sudah dihasilkan sebelumnya. Baik melalui kreativitas penciptaan produk maupun proses dalam upaya memperbaiki mutu, membuat produk menjadi lebih berguna serta meningkatkan nilai tambah.

Produk tersebut didukung oleh kapasiras inovasi dan penguasaan teknologi yang memungkinakan untuk terus berkembang menghadapi persaingan bebas.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Ratna Prawira, pengusaha keripik kulit pisang Seruni dari Sleman menerima Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 kategori inovasi produk holtikultura di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2013).


Kerupuk Kulit Pisang Seruni, Camilan Kaya Serat dari Limbah Pisang

Ratna Prawira terusik tatkala melihat banyak tumpukan kulit pisang terbuang, sisa hasil kelompok tani yang ia kelola di Yogyakarta. Sebagai ketua kelompok tani, ia berfikir bagaimana caranya mengajari kelompok agar bisa membuat aneka produk berbahan dasar pisang. Kendala terbesarnnya, kata dia, limbah kulit pisang.

“Begitu saya berniat mengolah limbah itu menjadi sesuatu yang mempunyai nilai jual, mulai saya uji coba. Dan lewat tujuh kali uji coba terciptalah keripik kulit pisang yang sekarang. Kalau saya buang akan mencemari lingkungan, tidak ada salahnya kalau saya ubah itu jadi rupiah,” kata Ratna.

Hasilnya tidak mengecewakan. Kini, Ratna memiliki industri rumah tangga dengan 30 orang pekerja. Kripik pisang “Seruni” telah dipasarkan hingga ke berbagai daerah, Yogyakarta, Aceh, Jakarta, dan beberapa daerah di Indonesia.

Ratna memasarkan camilan kaya serat ini melalui berbagai agen, distributor, dan gerai di Yogyakarta. Ia pun aktif mengikuti berbagai pameran dagang.

“Pertama unik, terus dia mempunyai banyak serat yang baik untuk pencernaan. Dan saya kemas sedemikian rupa hingga cocok untuk oleh-oleh bagi wisatawan,” ungkap Ratna menjelaskan, mengapa Seruni banyak disukai orang.

Kendati produknya sudah cukup dikenal, Ratna mengaku tak khawatir jika banyak orang yang membuat produk sejenis. Malah ia mengaku sangat senang jika bisa berbagi ilmu dengan orang yang mau berusaha memproduksi dan berbisnis kerupuk kulit pisang. Beberapa petani di Maluku Utara, Riau, dan Jawa Barat juga sudah pernah ia ajari bagaimana membuat kerupuk kulit pisang.

”Semua pada bikin dan saya tidak pernah menganggap mereka saingan karena bagi saya berbagi ilmu adalah ibadah. Bagi saya rejeki itu dari Allah. Jadi tidak ada saingan, yang saya ajari akan jadi mitra,” katanya.

Kokoci, Telur Pipih Rasa Rendang

Berawal dari banyaknya telur yang retak di sentra ternaknya, Zulfayetri mulai coba-coba membuat rendang telur. Telur-telur yang retak di sentra ternak yang terletak di Kabupaten Limapuluh Kota, Padang, Sumatera Barat itu lumayan banyak, sekitar 2 persen dari 2 juta ekor ayam.

“Yang retak dan pecah ini kan enggak bisa dijual. Jadi awalnya dari telur retak dan pecah ini. Dibikin kue juga enggak bakal habis, karena kalo kue kan telurnya gak banyak. Jadi, ya memanfaatkan limbah ya,” kata Zulfa menceritakan ide awal bisnis rendang telur.

Bersama istrinya Nelda, mereka berdua mulai memproduksi dan menjajakan kuliner tradisi Minangkabau. Meski makanan tradisional, produksi rendang telur digarap dengan serius.

Proses produksinya tutur Zulfa, telah mengacu pada standar nasional industri (SNI), GMP, dan ACCP. Sehingga, rendang telur menjadi hygienis, dan lebih tahan lama, dari yang tadinya tiga hari kini bisa bertahan selama enam bulan.

“Jadi bahan utamanya telur, tapi bukan telur bulat terus direndang. Diproses dulu terus dibikin adonan tipis-tipis. Jadi rendang ini sudah dikemas sedemikian rupa pakai kaleng komposit,”

Rendang telur dengan merek dagang Kokoci ini pun sudah mendapat hak paten sejak 2006. Untuk pasarnya, lanjut Zulfa, Kokoci pernah menembus Hypermart dan Giant. Namun, sekarang produk ini bisa ditemukan di Lottemart serta toko oleh-oleh dan toko kue dari Aceh hingga Surabaya.

Selain sebagai penerima penghargaan Inovasi Produk Tanaman Pangan, Kokoci juga diganjar sebagai jawara pada kategori Inovasi Manajemen Bisnis Produk Peternakan.

 

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Yatinah, pengusaha rengginang ubi Mekar Sari dari Riau menerima Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 kategori inovasi produk tanaman pangan di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2013).


Mekar Sari, Rengginang Ubi Kayu

Jika sebagian masyarakat mengenal rengginang berasal dari beras ketan, rengginang yang satu ini lain, berbahan dasar ubi kayu. Adalah Yatinah, yang sejak 2001 bereksperimen membuat camilan aseli Riau ini dari ubi kayu.

Perempuan paruh baya ini mengaku tak mengeluarkan modal besar mengawali bisnis “Mekar Sari”. Hanya butuh Rp 150.000, kata dia. Beberapa kilogram ubi kayu, cetakan, kompor minyak, dan bumbu-bumbu, cukup sebagai modal awal. Kini ia bisa mengantongi laba bersih hingga Rp 2.000.000 per bulan.

Awalnya, ibu empat orang anak ini hanya bisa memproduksi maksimal 5 kilogram ubi kayu perhari. Sekarang, meskipun masih tergolong industri rumah tangga, kapasitas produksinya sudah meningkat menjadi enam kali.

“Tapi memang kemarin pas suami saya masih ada, saya bikin sampai 40-50 kilogram. Tapi karena sekarang saya sudah sendiri, sehingga dari kupas, sampai jadi rengginang saya tangani sendiri,” imbuhnya.

Yatinah mula-mula memasarkan rengginang matang, di toko-toko tetangga kanan-kiri rumah. Awalnya, orang-orang ragu apakah rengginang ubi kayu seenak renggginang beras ketan, istilah orang Riau beras pulut.

Perlahan tapi pasti, orang-orang mulai menyukai rengginang olahan Yatinah. Ia pun mulai menitipkan rengginang tak hanya dalam plastik-plastik kecil berisikan 4 keping, namun juga dalam toples-toples besar berisikan 50 keping.

Yatinah pun mulai menerima order rengginang kering, untuk dijual kembali oleh para pemesan. Meski mengaku belum bisa memenuhi permintaan luar kota, beberapa pembeli dari Pasir Pengarean sudah sering mengambil Mekar Sari.

“Kaya kemarin itu kan sebetulnya pesenan banyak, 800 hampir 1.000 bungkus malah. Tapi karena waktunya hujan terus aku tidak bisa mengejarnya,” ungkap Yatinah menceritakan kendala produksi rengginang.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Ardiansyah, pengusaha minuman herbal Healthy Sweet dari Bogor menerima Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013 kategori inovasi produk perkebunan di kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2013).


Healthy Sweet, Pemanis yang Enggak Bikin Diabetes

Masih rendahnya kesadaran orang akan resiko penyakit diabetes membuat Ardiansah Febrianto mengembangkan produk pemanis yang sekaligus berkhasiat sebagai pencegah diabetes. Awalnya, pada 2010 Ardi memproduksi gula aren berbahan dasar nira, sebagai pengganti gula berbahan dasar tebu dengan label Pam Fit. Namun rupanya, produk ini kurang diminati.

Melihat kebutuhan pasar akan pemanis, sekaligus keinginannya membuat orang peduli akan resiko penyakit diabetes, Ardi pun mencoba mengembangkan produk pemanis yang berkhasiat sebagai pencegah diabetes.

Alhasil, di awal 2013 Ardi berhasil mengeluarkan Healthy Sweet. Produk ini pun telah melalui proses Quality Control (QC) yang ketat. Tak hanya sebatas khasiat produk, namun batas perubahannya hingga menjadi racun.

“Produksi maksimal Healthy Sweet sampai 1.000 boks per hari, kalau Palm Fit sudah mencapai 3 ton per hari. Distribusinya, sudah tersebar di Jabodetabek, Lampung, Tasikmalaya dan tahun depan rencananya sampai Surabaya,” ujar lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Dengan penghargaan ini, Ardi mengaku ia menjadi lebih percaya diri memasarkan produknya. Anugerah ini pun dirasa mendongkrak nilai tambah, serta memotivasinya untuk mengembangkan produk yang bersegmentasi penderita diabetes.


Berita Terkait

Mencicipi Legitnya Laba Nasi Liboet

Ini Para Pemenang Anugerah Produk Pertanian Berdaya Saing 2013

Saatnya Produk Pertanian Indonesia Berdaya Saing Tinggi

Inovatif, Produk Pangan ini Sukses Tembus Pasar Asia dan Eropa

Belimbing Karangsari, dari Desa Menembus Supermarket

Setiap penemuan merupakan harta karun yang bersumber dari kedalaman ilmu pengetahuan. Dari sekian banyak teknologi dan pengembangan inovasi masa kini, hampir setiap tahunnya Massachussets Institute of Technology (MIT) Technology Review merilis daftar penemuan yang betul-betul menjadi terobosan yang dapat mengatasi permasalahan dan menjawab kebutuhan hidup manusia masa kini.

Dari sekian banyak terobosan yang ada, berikut ini merupakan 10 inovasi baru yang dianggap dapat mengubah dunia di masa depan!

 Apakah teknologi-teknologi ini dapat diterapkan oleh masyarakat Indonesia?

1. Agricultural Drones

Agricultural Drones merupakan semacam pesawat remote control kecil tanpa awak. Dengan biaya yang cukup murah, Agricultural Drones memiliki kemampuan pencitraan dan sensor yang canggih sehingga dapat memberikan cara baru bagi petani untuk dapat meningkatkan hasil pertanian dan mengurangi kerusakan tanaman.

Mayoritas angkatan kerja di Indonesia bekerja di bidang pertanian, namun dapat dikatakan bahwa  pertanian Indonesia justru merupakan sektor yang paling tidak produktif ditilik dari besar kontribusinya terhadap PDB. Sektor pertanian Indonesia yang tidak produktif, terutama disebabkan oleh tingkat pendidikan petani yang masih rendah dan penggunaan teknologi pertanian yang masih minim. Agricultural Drones  merupakan terobosan luar biasa yang mampu meningkatkan produktifitas petani. Mungkinkan penggunaan Agricultural Drones dapat diterapkan oleh petani Indonesia?

2. Ultraprivate Smartphone

Ultraprivate Smartphone merupakan telepon selular untuk kalangan yang menjaga informasi-informasi pribadi. Pemerintah maupun pengiklan seringkali mengumpulkan rincian data pribadi seseorang melalui telepon selulernya. Demi keamanan, setiap kali membeli nomor telepon selular yang baru tentu saja pengguna harus mengisi beberapa data terlebih dahulu. Sebelum mengunduh suatu program pun seringkali terdapat pengajuan bahwa penyedia jasa meminta izin untuk mengakses sejumlah data yang terdapat di sistem. Saat itulah sesungguhnya privasi pengguna dapat tersebar dan akan berbahaya apabila data pribadi tersebut jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab atau disalahgunakan.

Demi menjaga keamanan data-data pribadi, tentu saja Ultraprivate Smartphone sangat bermanfaat. Namun, jika Ultraprivate Smartphone dikembangkan di Indonesia, mungkinkan malah dapat menjadi angin segar yang dapat memudahkan jaringan mafia maupun koruptor-koruptor dalam menyembunyikan bukti tindak kejahatan yang mereka lakukan?

3. Brain Mapping

Akal manusia diciptakan begitu sempurna, membedakannya dari makhluk hidup lainnya. Otak yang merupakan organ inti terdiri atas sejumlah jaringan yang kompleks. Para ahli saraf telah bekerja selama puluhan tahun untuk memahami bagaimana organ tersebut menjadi pengendali tindakan, perilaku dan perasaan, kepekaan terhadap rangsang, hingga kontrol terhadap fungsi organ lainnya. Kemajuan teknologi mampu menjawab rasa penasaran atas fungsi otak melalui metode pemetaan.

Brain Mapping merupakan proyek pemetaan struktur otak yang sangat detail dan rinci, jauh melebihi pemetaan struktur otak yang pernah dilakukan sebelumnya. Tim peneliti internasional masa kini telah mampu mengembangkan Brain Mapping dengan ketelitian hingga sekecil 20 mikrometer. Meski demikian, para ilmuwan masih berambisi untuk dapat membuat pemetaan otak pada skala 1 atau 2 mikrometer, bukan lagi 20. Ilmuwan pengembang Brain Mapping tersebut ialah Katrin Amunts dari Jullich Research Centre, Alan Evans dari Montreal Neurological Institute dan Karl Deisseroth dari Stanford University. Dengan kapasitas dan struktur otak yang sama dengan para ilmuwan internasional tersebut, semoga ke depannya ada ilmuwan dari Indonesia yang juga turut mengembangkan terobosan berpengaruh bagi dunia!

4. Neuromorphic Chips

Seperti halnya otak, sebuah chip merupakan inti penggerak dalam perangkat elektronik. Qualcomm, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Inovasi dan Teknologi Nirkabel yang berpusat di San Diego, Amerika, hendak mengkomersialisasikan chip yang dapat merespon rangsang dari lingkungan luar layaknya otak manusia.

Neuromorphic Chips terdiri dari 1 juta program yang di rancang seperti neuron pada otak dengan 256 juta program sinapsisi dan 46 miliar program sinaptik per detik dan per watt. Penemuan chip ini merupakan hasil kolaborasi antara IBM, Cornell Tech dan Unilab yang telah digagas sejak tahun 2012. Neuromorphic Chip bekerja lebih cepat, efektif dan efisien dari chip-chip yang ada sebelumnya. Kemampuan kognitif komputasi chip ini juga memiliki rentang skenario yang luas. Robot atau gadget yang dipasangi Neuromorphic Chip akan dapat jauh lebih ‘cerdas’. Misalnya, apabila chip ini dipasang di kamera dan Anda memotret seekor anjing kemudian menandainya, kamera Anda akan dapat mengenali/menandai anjing tersebut di foto selanjutnya. Atau apabila dipasang di telepon selular, ponsel Anda dapat memahami apabila Anda sedang tertidur dan langsung mengalihkan panggilan masuk ke pesan suara.

5. Genome Editing

November tahun lalu, dua monyet kembar bernama Mingming dan Lingling lahir di Provinsi Yunan, Cina. Monyet kecil tersebut lahir melalui in vitro fertilisasi yang diupayakan oleh para ilmuwan di Kampus Kunming Biomedical International  bekerjasama dengan Yunan Key Laboratory, sebuah Laboratorium Penelitian Medis khusus primata. Kelahiran monyet kembar ini menggunakan metode baru dalam rekayasa DNA yakni memodifikasi sel telur yang telah dibuahi dengan mengubahnya menjadi tiga gen yang berbeda kemudian ditanamkan ke dalam rahim ‘ibu kera’. Kelahiran dua monyet kembar melalui proses rekayasa generik menciptakan potensi untuk dapat mempelajari penyakit-penyakit yang diderita manusia melalui monyet.

Proses Genome Editing yang disebut dengan nama CRISPR ini merupakan cara yang tepat dan relatif mudah untuk mengubah DNA di lokasi tertentu dalam kromosom. Para peneliti Cina telah menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat digunakan kepada primata untuk membuat keturunan dengan perubahan genetik tertentu, dan sangat mungkin digunakan untuk menciptakan manusia. Meski demikian, demi alasan kemanusiaan, Genome Editing CRISPR sejauh ini cukup dikembangkan untuk menciptakan hewan yang dapat digunakan untuk mempelajari sebab-akibat serta penanganan sejumlah penyakit pada manusia melalui hewan yang struktur genetisnya mendekati manusia.

6. Microscale 3-D Printing

Tinta ialah perpaduan dari beragam komposisi bahan yang membuatnya dapat menghasilkan warna-warna tertentu. Baru-baru ini, hasil kolaborasi peneliti dari Harvard, Princeton dan Cambridge berhasil menciptakan hasil cetak tiga dimensi, bukan hanya sekedar perpaduan warna akan tetapi juga replika bentuk. Dalam sebuah laboratorium bawah tanah, ketiga ilmuwan telah mengujicobakan sebuah mesin cetak tiga dimensi yang dilengkapi dengan mikroskop sehingga dapat mencetak fitur sekecil satu mikrometer. Alat  ini dapat digunakan untuk mencetak sel darah merah manusia yang memiliki ukuran diameter sebesar sepuluh mikrometer. Mesin cetak lain yang terdapat di laboratorium tersebut mampu mencetak benda yang memiliki struktur mikro dengan hasil cetak yang mengalami perbesaran menjadi beberapa meter hanya dalam beberapa menit.

Jennifer Lewis, ilmuwan dari Harvard telah menghabiskan lebih dari satu dekade untuk mengembangkan teknik cetak tiga dimensi tersebut, sebelum akhirnya berkolaborasi dengan ilmuwan lainnya. Pengembangan teknik cetak dilakukan dengan menggunakan keramik, nanopartikel logam, polimer dan bahan non-biologis lainnya. Setelah berhasil mencetak sel darah merah, Lewis berharap agar ke depannya dapat mencetak jaringan yang lebih kompleks untuk dapat memahami sebuah fungsi biologis organ tubuh manusia, seperti mencetak hati atau ginjal manusia.

7. Mobile Collaboration

Di masa kini, ritme kerja berjalan cepat. Banyak urusan kantor yang harus diselesaikan, tapi di sisi lain pekerjaan juga menuntut pegawai untuk melakukan perjalanan ke tempat-tempat lain yang seringkali memiliki jaringan internet terbatas. Melalui Mobile Collaboration, banyak pekerjaan yang dapat terselesaikan di luar kantor dengan menggunakan perangkat mobile.

Mobile Collaboration merupakan teknologi berbasis proses komunikasi dengan menggunakan perangkat elektronik dan software yang dirancang untuk dapat digunakan di lokasi terpencil. Melalui perangkat elektronik dalam genggaman, seperti ponsel atau tablet, fitur video, audio dan telestrasi (menggambar langsung pada kamera) dapat dipergunakan melalui jaringan yang aman, dan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan banyak pengguna lainnya dalam satu waktu. Mobile Collaboration tentu saja sangat cocok untuk digunakan oleh para eksekutif muda.

8. Oculus Rift

Dengan Oculus Rift, Anda akan dapat merasakan sensasi luar biasa saat menonton film atau bermain video game. Anda akan merasa benar-benar berada dalam dunia yang ditampilkan dalam layar. Teknologi dalam Oculus Rift telah dirancang sedemikian rupa sehingga dapat mengikuti pergerakan kepala dan penglihatan Anda secara nyata.

Pada Maret 2013, Oculus VR telah mulai mengirimkan Oculus Rift kepada sebuah perusahaan pengembang perangkat lunak dengan penjualan yang terus meningkat dalam satu tahun terakhir.  Oculus VR merupakan perusahaan yang merilis Oculus Rift, dan pada musim semi ini perusahaan tersebut telah dibeli oleh Facebook. Oculus Rift direncanakan mulai dapat dipasarkan secara ritel pada akhir tahun 2014 ini atau pada awal tahun depan dengan menawarkan resolusi lebih tinggi dari 1.920 dengan elemen gambar mencapai 1.080 pixel.

9. Agile Robots

Jika Anda tidak pandai dalam menari, seringkali gerakan Anda dikatakan ‘kaku bagaikan robot’. Namun, Atlas, robot yang dikembangkan oleh Boston Dynamics, perusahaan yang diakuisisi Google pada bulan Desember 2012 ini dapat berjalan dengan luwes baik di permukaan yang datar maupun kasar. Sebelumnya, robot-robot yang memiliki kemampuan berjalan layaknya manusia, seperti Honda ASIMO atau Sony QRIO tidak dapat dengan cepat menyesuaikan keseimbangan komponnen tubuh mereka. Atlas memiliki keseimbangan yang luar biasa dan mampu menstabilkan dirinya dalam berjalan dan melakukan sejumlah gerakan.

Agile Robots dapat bermanfaat dalam beragam upaya penyelamatan darurat di daerah yang terkena bencana. Mengingat Indonesia terletak di antara pertemuan tiga lempeng  utama bumi sehingga rawan terjadi gempa, Agile Robots tentu bermanfaat apabila sewaktu-waktu gempa melanda dan banyak korban perlu dievakuasi di daerah  yang sulit dijangkau. Begitu pula apabila terjadi bencana tanah longsor, kebakaran maupun banjir. Selain itu, Agile Robots juga bisa memainkan peran dalam membantu orang tua atau orang dengan keterbatasan fisik, serta mampu mengerjakan beragam pekerjaan rumah tangga.

10. Smart Wind dan Solar Power

Bagaimana mungkin  cahaya matahari dan kencangnya angin mampu menyediakan energi bagi kebutuhan manusia di bumi? Sinar surya dan tenaga angin sebenarnya merupakan sumber energi terbarukan yang sangat potensial. Para ilmuwan bidang Fasilitas Integrasi Sistem Energi di National Renewable Energy Laboratory (NREL) sedang menelaah efektifitas penggunaan sinar surya sebagai sumber energi di siang hari dan tenaga angin sebagai sumber energi di malam hari. Mereka juga sedang melihat kemungkinan penggunaan kedua sumber energi tersebut pada ‘mesin cuci pintar’, pemanas air, inverter panel surya, instalasi pengolahan air, dan charger mobil listrik.

NREL yang berpusat di Golden, Colorado, Amerika Serikat, menggunakan simulasi superkomputer untuk mengembangkan sumber-sumber energi terbarukan. NREL memiliki ambisi untuk dapat mengembangkan sistem listrik yang lebih fleksibel dan efisien sehingga masyarakat internasional dapat memanfaatkan sumber energi terbarukan yang murah dan mampu mengurangi emisi karbon. Meski baru diujicobakan di Amerika Serikat, namun sesungguhnya wilayah Indonesia yang terletak di khatulistiwa memiliki potensi tenaga surya yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi sumber energi yang mampu memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.

Demikian 10 hasil pengembangan teknologi pada tahun 2014 yang diperkirakan dapat memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat di masa yang akan datang. Semoga teknologi-teknologi tersebut juga dapat diaplikasikan oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, besar harapan agar bangsa ini tak sekadar menjadi pengkonsumsi teknologi. Di tahun-tahun selanjutnya, semoga penemuan-penemuan dari para ilmuwan Indonesia bisa masuk ke dalam daftar inovasi yang dapat mengubah dunia.

Artikel mengenai daftar 10 terobosan inovatif versi MIT Technology Review secara rinci dapat dilihat disini. (UA)

Related

Leave a Comment

(0 Comments)

Your email address will not be published. Required fields are marked *